{"id":1484,"date":"2026-05-13T10:02:32","date_gmt":"2026-05-13T10:02:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=1484"},"modified":"2026-05-13T10:02:32","modified_gmt":"2026-05-13T10:02:32","slug":"maling-jeruk-di-dau-tertangkap-basah-sepeda-motor-pelaku-hangus-dibakar-massa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=1484","title":{"rendered":"Maling Jeruk di Dau Tertangkap Basah, Sepeda Motor Pelaku Hangus Dibakar Massa"},"content":{"rendered":"<p><strong>MALANG, JEJARING INDONESIA<\/strong> \u2013 Aksi pencurian buah jeruk di wilayah hukum Polsek Dau berakhir tragis bagi terduga pelaku. Seorang pria berinisial HS (38), warga Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, berhasil diamankan petugas setelah tertangkap tangan oleh warga saat beraksi di sebuah kebun jeruk di Dusun Bulurejo, Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Minggu (10\/5\/2026) dini hari.<\/p>\n<p>\u200bKronologi Penangkapan<br \/>\n\u200bBerdasarkan laporan dari Plt. Kapolsek Dau, AKP Hari Eko Utomo, S.AP., M.H., kejadian bermula saat pemilik lahan, Sanari (55) dan Wuriono (62), bersama warga sekitar melakukan penjagaan swadaya di area perkebunan jeruk mereka sekira pukul 00.10 WIB. Keresahan warga memuncak akibat seringnya terjadi pencurian hasil bumi di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>\u200bSekira pukul 01.30 WIB, warga mendapati kehadiran terduga pelaku yang masuk ke area perkebunan tanpa izin dan mulai memetik buah jeruk jenis siam madu dan jeruk iris manis. Pelaku kemudian langsung diamankan oleh warga dan dibawa ke Balai Dusun Bulurejo.<\/p>\n<p>\u200bSepeda Motor Pelaku Dibakar<br \/>\n\u200bKetegangan sempat terjadi di lokasi kejadian. Satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi N-6832-HHQ yang diduga milik pelaku ditemukan dalam kondisi hangus terbakar, diduga akibat amuk massa yang geram dengan aksi pencurian tersebut.<\/p>\n<p>\u200bBarang Bukti dan Kerugian<br \/>\n\u200bDalam penangkapan ini, petugas dari SPKT dan Unit Reskrim Polsek Dau mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:<br \/>\n\u200bSatu karung plastik berisi buah jeruk siam madu seberat \u00b1 30 kilogram.<br \/>\n\u200b5 buah jeruk jenis iris manis.<br \/>\n\u200bDua buah karung kosong bekas pakan ternak.<br \/>\n\u200bBangkai sepeda motor milik pelaku yang telah terbakar.<\/p>\n<p>\u200bTotal kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah).<\/p>\n<p>\u200bPengakuan Pelaku<br \/>\n\u200bSaat diinterogasi awal, pelaku HS mengaku bahwa aksi ini bukanlah yang pertama kali. Ia mengaku setidaknya sudah empat kali mencuri jeruk di lokasi yang sama dalam kurun waktu satu minggu terakhir.<\/p>\n<p>\u200bProses Hukum<br \/>\n\u200bPihak Kepolisian Sektor Dau kini tengah mendalami kasus ini lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 477 KUH Pidana terkait tindak pidana pencurian.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Kami sudah menerima laporan, mendatangi TKP, dan mencatat keterangan saksi-saksi. Saat ini petugas sedang melengkapi berkas perkara untuk proses penyidikan hingga tuntas,&#8221; pungkas AKP Hari Eko Utomo dalam keterangannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jurnalis: Hafid<\/strong><\/p>\n<p><strong>Editor: Diky Prasetyo<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MALANG, JEJARING INDONESIA \u2013 Aksi pencurian buah jeruk di wilayah hukum Polsek Dau berakhir tragis&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1485,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,42,47],"tags":[],"class_list":["post-1484","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kepolisian","category-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1484","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1484"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1484\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1486,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1484\/revisions\/1486"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}